Neuralink adalah perusahaan neuroteknologi yang didirikan oleh Elon Musk pada tahun 2016. Tujuan perusahaan ini adalah mengembangkan teknologi Brain - Computer Interface/BCI.
Dengan konsep yang terdengar seperti fiksi ilmiah, Neuralink berpotensi mengubah cara manusia berinteraksi dengan dunia digital. Elon Musk ingin menciptakan teknologi yang memungkinkan komunikasi langsung antara otak manusia dan perangkat digital.
Harapannya adalah dapat membantu individu dengan gangguan neurologis agar mampu melakukan aktivitas kognitif seperti manusia normal lainnya.
Cara Kerja Neuralink
Neuralink bekerja dengan cara menanamkan chip kecil ke dalam otak manusia melalui prosedur bedah yang menggunakan robot khusus. Chip ini, yang disebut "Link," dilengkapi dengan elektroda ultra-tipis yang dapat membaca sinyal listrik dari neuron otak dan menerjemahkannya menjadi perintah yang dapat dipahami oleh komputer atau perangkat eksternal.
Informasi dari otak kemudian dikirim ke perangkat eksternal, memungkinkan pengguna dapat mengendalikan perangkat digital, seperti kursi roda atau komputer, hanya dengan menggunakan pikiran mereka. Proses ini menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menginterpretasikan sinyal otak dan menerjemahkannya ke dalam perintah digital.
Dalam jangka panjang, teknologi ini diharapkan dapat membantu orang dengan kelumpuhan mengendalikan komputer atau bahkan memulihkan fungsi motorik yang hilang.
Perjalanan Pasien Neuralink
Pada September 2023, Neuralink mendapatkan izin dari FDA untuk melakukan uji coba pertama pada manusia. Studi ini bertujuan membuktikan bahwa implan Neuralink aman dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu peserta yang tertarik dalam projek Neuralink adalah Noland Arbaugh, seorang mahasiswa berusia 22 tahun yang mengalami kecelakaan sehingga mengakibatkan kelumpuhan total.
Januari 2024, Noland setuju untuk menjadi manusia pertama yang menerima implan chip otak buatan Neuralink yaitu Chip N1. Dengan bantuan Neuralink, Noland mampu mengendalikan laptop hanya dengan pikiran.
"Implant connect," katanya.
Perintah suara yang digunakan Noland untuk mengaktifkan chip dalam otak nya.
Noland mampu menggerakan kursor dengan menggerakan tangannya sehingga kursor mengikuti arah gerak tersebut. Setelah latihan yang konsisten, Noland berhasil mengendalikan kursor di layar komputer hanya dengan pikirannya (gerakan yang dibayangkan), tanpa perlu mencoba menggerakkan anggota tubuhnya.
“Saat pertama kali saya menggerakkan kursor hanya dengan pikiran, itu benar-benar mengubah cara pandang saya. Itu gila. Dua minggu setelah operasi, saya begitu bersemangat sepanjang hari. Saat itulah semuanya terasa nyata bagi saya,” katanya dengan mata berbinar.
“Saya menyebutnya telekinesis, karena saya menggerakkan sesuatu dengan pikiran saya. Tapi Elon Musk menyebutnya telepati, karena saya berkomunikasi dengan komputer melalui pikiran.”
Namun, satu bulan setelah operasi, sebagian benang elektrode mengalami kegagalan dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Kabel-kabel kecil yang menghubungkan chip dengan otak Noland mulai berpindah posisi. Sehingga 85% dari kabel tersebut tidak dapat lagi menangkap sinyal otak Noland.
Ketika hal ini terjadi, tim Neuralink memutuskan untuk tidak melakukan operasi kedua. Sebagai gantinya, mereka memperbarui perangkat lunak agar dapat tetap membaca sinyal dari neuron meskipun jumlah elektrode yang aktif berkurang. Hasilnya, meskipun performanya tidak sempurna, Noland tetap dapat menggunakan teknologi ini untuk mengetik dan mengontrol komputer.
Potensi Masa Depan Neuralink
Neuralink memiliki potensi besar dalam berbagai bidang, termasuk:
Kesehatan
Membantu penderita stroke, cedera tulang belakang, dan penyakit neurodegeneratif seperti ALS dan Parkinson.
Komunikasi
Memungkinkan orang dengan gangguan bicara untuk berkomunikasi hanya dengan pikiran mereka.
Integrasi teknologi
Menghubungkan otak manusia langsung dengan perangkat AI, memungkinkan interaksi yang lebih cepat dan efisien dengan teknologi digital.
Augmentasi kognitif
Meningkatkan kemampuan otak manusia dengan memori tambahan atau akses langsung ke informasi digital.
Dengan pesatnya perkembangan teknologi seperti Neuralink, penting bagi generasi muda untuk memahami dasar-dasar AI dan pemrograman. Codero hadir sebagai solusi pendidikan coding dan AI yang dirancang untuk anak-anak dari TK hingga SMA.
Kami menawarkan pembelajaran interaktif yang mengajarkan konsep dasar pemrograman, AI, dan teknologi mutakhir seperti Neuralink, sehingga anak-anak tidak hanya menjadi pengguna teknologi tetapi juga penciptanya.
Bersama Codero, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan yang relevan dengan masa depan, membekali mereka dengan pengetahuan yang dibutuhkan untuk bersaing di era digital. Bergabunglah dengan Codero dan jadilah bagian dari generasi yang siap menghadapi revolusi teknologi!